Membicarakansoal kapas yang hanya dapat dipakai sekali, ada alternatif lain dari kapas yang sekarang sudah dijual dipasaran yaitu reusable cotton pads. Diketahui bahwa reusable cottotn pads ini dapat digunakan berkali-kali hanya dengan mencucinya setelah dipakai. Oleh karena itu, kali ini merangkum 5 rekomendasi cotton pads yang bisa kamu coba. Yuk, disimak! CaraMembuat Kapas Kain yang Simple Kapas yang sudah terkontaminasi make-up, kotoran dan minyak tidak akan akan bisa di kompos lho! Yuk, kita buat sendiri dan simak cara membuat kapas kain yang simple berikut ini. cash. Industri kecantikan termasuk penyumbang sampah dan jejak karbon terbesar. Baik dari penggunaan kemasan plastik, micro-beads, bahkan penggunaan produk sekali pakai, seperti makeup wipes dan cotton pads. Karena itu, sudah sewajarnya jika konsumen harus mulai aware dengan konsumsi produk kecantikannya. Salah satu hal yang mulai ramai digalakkan untuk mendukung gerakan sustainable beauty adalah penggunaan reusable cotton pad. Pengganti kapas yang bisa digunakan berulang kali ini, jadi opsi terbaik untuk mengurangi pemakaian kapas sekali pakai dan makeup wipes. Nggak sulit lagi untuk menemukan reusable cotton pad. 8 reusable cotton pads lokal ini bisa kamu beli secara online, lho. Tak kenal maka tak sayang. Kalau kamu masih ragu untuk mulai menggunakan reusable cotton pad, mending kenalan dulu sama pengganti kapas ini, biar lebih yakin buat mulai mencobanya. Baca juga Beralih ke Reusable Cotton Pad, Gimana Hasilnya? Material yang Digunakan Jika kapas sekali pakai biasa terbuat dari 100% kapas, reusable cotton pad punya beragam pilihan material yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Dari berbagai pilihan material, yang paling umum digunakan sebagai material reusable cotton pad antara lain fleece, bamboo, terry, microfiber, flannel dan juga pollyester. Bahan cotton bamboo adalah salah satu bahan yang paling sering digunakan pada berbagai merk reusable cotton pad. Bahan ini lebih tipis dan teksturnya lembut, sehingga cocok untuk pengaplikasian toner. Selain itu, cotton bamboo juga bersifat hypoallergenic dan antimicrobial. Selain itu ada bahan flannel yang juga lembut dan punya kemampuan menyerap yang sedang, sehingga masih cocok digunakan untuk mengaplikasikan toner. Sementara, untuk membersihkan wajah, penggunaan bahan cotton fleece lebih disarankan. Bahan fleece biasanya lebih berserat atau bertekstur sehingga dapat sekaligus mengeksfoliasi kulit sambil mengangkat kotoran. Bahan cotton terry juga bisa digunakan untuk membersihkan makeup dan kotoran, karena bahannya yang biasa dipakai sebagai handuk ini halus dan lembut. Namun, cotton terry punya kemampuan mmenyerap yang tinggi, sehingga kalau kamu menggunakan cleansing water, bahan ini malah bisa enyerap cleansing water-mu. Bahan microfiber juga dapa digunakan untuk cleansing. Bahan ini dapat menjerat bakteri dan kotoran dengan bantuan air, sehingga lebih efektif untuk membersihkan makeup. Baca juga Hal-hal yang Salah Kaprah Mengenai Eco Beauty Cara Merawat Reusable Cotton Pad Selain mengetahui material atau bahan dasar dari reusable cotton pad, penting juga untuk mengetahui cara merawat reusable cotton pad. Berbeda dengan kapas sekali pakai yang tinggal dibuang, reusable cotton pad yang dapat dipakai berulang kali harus rutin dibersihkan setiap setelah digunakan biar nggak jadi sarang bakteri. Pada dasarnya, nggak sulit untuk merawat reusable cotton pad. Reusable cotton pad dapat dicuci dengan menggunakan detergent biasa yang kamu pakai untuk mencuci baju dan menggunakan mesin cuci. Namun, agar awet lebih lama, sebaiknya reusable cotton pad dibersihkan dengan tangan saja. Mencuci dengan tangan juga menjaga reusable cotton pad biar nggak bercampur dengan pakaian kotor lainnya, atau pakaian yang warnanya luntur. Tapi, kalau kamu tetap ingin mencuci reusable cotton pad dengan mesin cuci, masukkan reusable cotton pad ke dalam laundry bag atau laundry cover. Akan lebih baik lagi, jika menggunakan detergent yang gentle di kulit, fragrance-free dan colorant-free. Nah, biar lebih gampang memilih detergent, kamu bisa pakai detergent khusus untuk bayi yang lebih gentle dan hypoallergenic. Atau kamu juga bisa lho, menggunakan sabun cuci tangan. Setelah digunakan selama beberapa kali, tentunya reusable cotton pad nggak akan sama bersihnya seperti di awal. Kadang noda-noda membandel, terutama dari makeup yang tinggal di reusable cotton pad sulit untuk dibersihkan. Namun, jangan sekali-kali menggunakan pemutih, penghilang noda atau pelembut pakaian untuk membersihkan kembali reusable cotton pad, sebab zat-zat yang terdapat di dalamnya, justru dikhawatirkan malah mengiritasi kulit dan memperpendek usia reusable cotton pad. Terakhir, hindari penggunaan mesin pengering. Biarkan reusable cotton pad kering secara natural dengan sinar matahari. Kalau dipikir-pikir, memilih dan merawat reusable cotton pad memang nggak gampang. Apa lagi, nggak sepraktis penggunaan kapas sekali pakai. Namun sedikit effort untuk membersihkan kembali reusable cotton pad bisa menyelamatkan bumi, lho. Jadi, pilihannya ada ditanganmu! SoHip yang doyan skincare-an pasti sudah nggak asing dong ya sama yang namanya kapas. Benda yang terbuat dari tanaman kapas tersebut memang dipercaya untuk mengaplikasikan skincare di tau nggak sih, karena sifatnya yang sekali pakai maka nggak mengherankan jika kapas yang biasanya kita gunakan ternyata berpotensi banget menambah sampah di muka bumi ini. Maka dari itu, beberapa brand kemudian mengeluarkan reusable cotton pad yakni kapas yang bisa digunakan berkali-kali dan tentunya bisa sebelum kamu memutuskan untuk mencoba reusable cotton pad, ada nih beberapa hal-hal yang perlu kamu pahami sebelumnya. Langsung aja yuk kita bahas!1. Kenali bahan baku, dan mana yang cocok untukmuKenali bahan baku / Credit Photo by Anastasia Zhenina from PexelsReusable cotton pad merupakan substitusi dari kapas namun memiliki kelebihan yakni lebih tahan lama atau nggak sekali buang. Biasanya, reusable cotton pad terbuat dari katun, wol atau bambu, juga tingkat kehalusannya juga tergantung dengan proses tiap bahan memiliki karakteristiknya masing-masing. Terbuat dari katun reusable cotton pad tentunya lebih halus dan nyaman di kulit. Sedangkan untuk wol memiliki daya serap yang lumayan tinggi. Terakhir, ada dari serat bambu yang cenderung berserat lebih besar sehingga cocok untuk Tentunya menghasilkan sampah yang lebih sedikitPastinya ramah lingkungan / Credit Photo by Sarah Chai from PexelsMenggunakan kapas yang reusable dan tentunya mendukung gaya hidup yang sustainable atau berkelanjutan dan ramah lingkungan. Reusable cotton pad tentunya menghasilkan sampah yang lebih sedikit dari kapas contoh apabila kita menggunakan sejumlah kapas dalam sehari apabila dikalikan menjadi seminggu, sebulan bahkan setahun, maka sampah kapas pastinya sudah terkumpul sangat banyak. Sedangkan menggunakan kapas ini kamu cukup lebih ramah lingkungan, benda ini juga bisa membuat kamu lebih hemat dong pastinya. Memang agak mahal di awal, namun kamu tak perlu lagi membeli kapas setiap minggu atau setiap Tips untuk menggunakan reusable cotton padSkincare butuh waktu untuk menyerap / Credit Photo by Sora Shimazaki from PexelsMenggunakan kapas reusable memang nggak seperti menggunakan kapas pada umumnya. Agar noda bisa hilang dengan maksimal kamu bisa mencuci langsung kapas tersebut setelah membersihkan make up agar kotoran lebih mudah jika kamu sedang nggak ingin, maka kamu bisa memasukan reusable cotton pad tersebut pada kantung dan memasukannya di mesin itu, kapas tersebut juga memiliki daya serap yang berbeda sehingga beberapa produk tidak menerap skincare secepat kapas biasa. Untuk itu, kamu bisa menuang skincare sedikit demi sedikit dan mengaplikasikan lebih lama agar produk terserap dahulu dan tidak Tentunya ada kelebihan dan kekurangannyakelebihan dan kekurangan / Credit Photo by Vlada Karpovich from PexelsKapas yang dapat digunakan kembali ini tentunya punya kelebihan dalam mendukung kehidupan yang ramah lingkungan karena bisa digunakan terus menerus. Pastinya kamu juga bisa berhemat, karena nggak mengeluarkan uang untuk kapas setiap ada juga kelemahannya yakni kapas ini membutuhkan waktu dan perhatian ekstra untuk membersihkannya, berbeda dengan kapas biasa yang sekali buang. Juga, ada beberapa skincare yang sulit menyerap di kapas itu tadi, hal-hal yang perlu kamu tahu sebelum beralih ke reusable cotton pad. Memang sih agak ribet, tapi untuk kehidupan yang lebih baik kenapa nggak? - Kampanye mengenai sustainable beauty tengah begitu gencar ditawarkan oleh para brand kecantikan. Mulai dari produk yang didesain dengan prinsip sustainability, hingga alat penunjang yang ramah lingkungan. Salah satu yang mulai banyak dikenakan oleh beauty enthusiast adalah reusable cotton pad. Sesuai namanya, alat tersebut merupakan kain kapas untuk perawatan wajah yang bisa digunakan untuk berulang kali. Dengan begitu, pemakaian reusable cotton pad dapat membantu meminimalisir sampah kapas sekali pakai. Selain itu, harga yang ditawarkan juga lebih terjangkau jika dibandingkan dengan kapas sekali pakai. Meski sudah mulai banyak digunakan oleh beauty enthusiast, tak sedikit dari kita yang masih keliru mengenai cara perawatan reusable cotton pad. Sementara, perawatan yang tepat menjadi kunci untuk meminimalisir terjadinya risiko buruk pada kulit setelah pemakaian. Alih-alih membuat kulit lebih bersih dan terawat, perawatan yang kurang tepat pada reusable cotton pad justru dapat membahayakan kondisi kulit. Baca Juga Jadi Alternatif Kapas Sekali Pakai, Apa Itu Reusable Cotton Pad?

cara membuat reusable cotton pad